Masakan Mamak

Aneka Masakan Ayam yang Enak dan Sederhana

Ayam merupakan bahan masakan primadona di berbagai kalangan masyarakat. Aneka masakan ayam bisa Mamak temukan di berbagai tempat makan. Mulai dari rumah makan sederhana hingga restoran mewah, hampir semuanya menyediakan olahan hewan yang satu ini.

Daging ayam banyak dipilih sebagai bahan dasar masakan karena harganya yang lebih murah jika dibandingkan dengan daging kambing ataupun sapi. Selain itu, daging ayam dapat diolah menjadi aneka masakan yang siap menggoyang lidah Mamak.

Aneka Masakan Ayam Pedas

Buat Mamak pecinta pedas, daging ayam juga bisa diolah menjadi masakan lezat bercita rasa pedas yang pastinya bakal menggugah selera. Nah, berikut ini KawanMamak akan kasih resep aneka masakan ayam pedas yang enak dan bisa Mak coba buat sendiri di rumah.

Ayam Rica-Rica

Salah satu aneka masakan ayam pedas yang cukup populer adalah ayam rica-rica. Masakan yang memadukan ayam dengan bumbu khas Manado ini, cocok banget buat Mamak pencinta pedas.

Bumbu rica-rica terdiri dari cabai merah, cabai keriting, bawang merah, bawang putih, dan jahe yang dihaluskan.

Cara Membuat Ayam Rica-rica:

  • Baluri ayam dengan jeruk nipis dan garam.
  • Biarkan hingga meresap.
  • Haluskan cabai merah, cabai keriting, bawang merah, bawang putih, dan jahe.
  • Tumis bawang merah dan bawang putih dengan minyak secukupnya.
  • Masukkan bumbu halus, tumis hingga harum.
  • Tambahkan daun jeruk, dan tumis kembali hingga aromanya keluar.
  • Masukkan ayam yang tadi sudah dilumuri.
  • Tambahkan air dan masak hingga mengental.
  • Beri perasan jeruk nipis, garam, dan gula.
  • Masak hingga matang, dan ayam siap disajikan. Mudah bukan?

Ayam Geprek

Ayam geprek merupakan salah satu olahan ayam yang punya banyak penggemar. Ayam berbalut tepung yang digeprek bersama dengan sambal ini, siap memanjakan lidah para pecinta masakan pedas.

Biasanya Mamak menikmati ayam geprek di kedai-kedai makanan atau restoran. Tapi, sekarang Mamak bisa cobain buat ayam geprek sendiri untuk sajian keluarga di rumah.

Bahan yang Mak butuhkan untuk memasak ayam geprek ini cukup simpel kok. Bahan utamanya tentu daging ayam segar, biasanya yang digunakan adalah bagian dada ayam yang di-fillet.

Langkah-langkah Membuat Ayam Geprek :

Ayam
  • Lumuri potongan ayam dengan campuran bawang putih, garam, lada, dan perasan air jeruk nipis.
  • Diamkan selama 15 menit, agar bumbu meresap ke dalam ayam.
  • Buatlah tepung bumbu untuk membalut ayam nantinya. Tepung bumbu terdiri dari campuran tepung terigu, tepung maizena, garam, dan lada.
  • Pisahkan tepung ke dalam dua wadah berbeda.
  • Buatlah adonan kental dengan menambahkan air pada salah satu wadah. Untuk mempermudah, KawanMamak menyebutnya tepung basah dan tepung kering.
  • Masukkan ayam yang sudah dibumbui ke dalam tepung kering, balut ayam dengan tepung kering hingga merata.
  • Masukkan ayam yang sudah terbalut tepung kering ke adonan tepung basah.
  • Angkat ayam dan gulingkan kembali di tepung kering hingga merata.
  • Goreng ayam yang sudah terbalut tepung hingga berwarna coklat keemasan.
Sambal
  • Haluskan cabai rawit, cabai keriting, bawang putih, dan garam.
  • Campurkan ayam dengan sambal, lalu geprek secara bersamaan.

Ayam geprek siap dihidangkan!

Ayam Goreng Pedas

Mamak pasti udah familier dengan masakan ayam goreng, kan? Kalau Mamak bosan dengan ayam goreng biasa, kali ini KawanMamak akan kasih tahu cara membuat ayam goreng pedas.

Sudah pernah coba bikin belum, Mak? Nah, buat Mamak yang penasaran, yuk simak cara membuatnya!

Langkah-langkah Membuat Ayam Goreng Pedas

Ayam
  • Haluskan bawang putih, jahe, dan garam.
  • Tambahkan air jeruk nipis.
  • Lumuri ayam dengan bumbu yang telah dihaluskan tadi.
  • Diamkan sekitar 15-20 menit agar bumbu meresap.
  • Goreng ayam yang sudah dibumbui hingga berwarna keemasan.
Bumbu Pedas
  • Haluskan cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan garam.
  • Tumis bumbu yang telah dihaluskan hingga harum.
  • Tambahkan air perasan, asam jawa, dan kecap.
  • Masukkan ayam goreng ke dalam bumbu pedas, aduk hingga merata.

Ayam goreng pedas pun siap disajikan!

Nah, itulah beberapa resep aneka masakan ayam yang lezat, sederhana, dan bisa Mak praktikkan di rumah!

Tips Memilih Ayam Potong Segar

Tips Memilih Ayam

Photo by Léo Roza on Unsplash

Untuk membuat aneka masakan ayam, perhatikan kualitas ayam sebelum diolah ya, Mak! Selain berpengaruh ke cita rasa masakan, faktor kesehatan juga wajib dipertimbangkan.

Biasanya orang cenderung membeli ayam potong yang dijual di pasar atau swalayan, daripada memotong ayam peliharaan di rumah. Tahu sendiri, memelihara ayam sekarang agak sulit, karena lahan yang terbatas.

FYI, memelihara ayam di permukiman ada undang-undangnya loh, Mak! Harus dikandang agar tidak mengganggu tetangga.

Oleh karena itu, kita harus bisa memilih daging yang masih segar untuk dijadikan bahan masakan. Berikut tips memilih ayam potong segar saat membeli di pasar atau supermarket/swalayan.

  1. Perhatikan warna ayam

Ayam yang masih segar memiliki warna putih dengan semburat merah muda. Ayam yang sudah berwarna pucat dan kebiruan, sebaiknya Mamak hindari. Karena itu menandakan ayam sudah tidak segar lagi.

Mamak juga tidak boleh membeli ayam dengan warna yang mengilap. Hal ini dikarenakan, ayam dengan warna mengilap biasanya sudah diberi formalin.

  1. Cek permukaan daging dan kulit ayam

Saat membeli ayam potong, hendaknya Mamak meraba permukaan ayam. Hindari ayam yang permukaannya terdapat pasir/tepung, karena itu adalah sisa-sisa zat kimia yang dicampurkan pada ayam.

  1. Cek tekstur daging

Ayam yang segar memiliki tekstur daging yang kenyal dan begitu padat. Saat membeli ayam potong, cobalah tekan daging ayam. Daging ayam yang segar akan segera kembali ke bentuk semula, sedangkan ayam yang sudah lama dibekukan elastisitasnya akan berkurang.

  1. Cek bau ayam

Sebelum membeli, coba deh Mamak hirup bau ayam yang dijual terlebih dahulu. Ayam segar memiliki bau amis yang tidak menyengat, bahkan cenderung tidak berbau. Ayam yang berbau amis biasanya adalah ayam tiren (mati kemaren, maksudnya sudah jadi bangkai). Mamak juga harus waspada jika ayam berbau bahan kimia.

  1. Perhatikan darah atau cairan yang keluar dari ayam

Ayam tiren yang sudah dibekukan cenderung lebih mudah mengeluarkan darah atau cairan. Hal ini dikarenakan sel-sel pada ayam sudah rusak karena proses pembekuan yang berulang. Selain itu, ayam tiren juga memiliki bercak darah pada bagian kepala dan leher ayam.

  1. Perhatikan keberadaan lalat di sekitar ayam

Mungkin kita sering merasa jijik dengan keberadaan hewan yang satu ini. Pasalnya lalat dianggap sebagai hewan kotor dan pembawa penyakit. Namun, lalat juga bisa kita jadikan sebagai indikator dalam mengecek apakah ayam diberi tambahan bahan kimia atau tidak. Ayam yang sudah dicampur bahan kimia, biasanya membuat lalat enggan untuk hinggap.

Itulah beberapa tips buat Mak dalam memilih ayam potong, agar bisa membuat aneka masakan ayam yang lebih enak dan menyehatkan!

Featured image : Photo by HONG FENG on Unsplash

Leave a Comment