Masakan Mamak

Aneka Resep Masakan Nusantara yang Patut Mamak Coba!

Ada beraneka resep masakan nusantara yang diwariskan oleh leluhur kita. Kalau dibuatkan kumpulan resep masakan nusantara lengkap, barangkali butuh waktu bertahun-tahun, mengingat luasnya wilayah yang disebut Nusantara itu.

Disadari atau tidak, masakan yang kita buat sehari-hari pun merupakan peninggalan orang-orang tua yang memiliki kekhasan tertentu, yang membedakannya dengan aneka resep dari luar. Misalnya masakan Eropa, Timur Tengah, maupun wilayah lainnya di dunia.

Mamak tentu langsung terbayang rempah dan berbagai hasil bumi sebagai bahan masakan khas nusantara. Cobain menu baru yuk! Tapi yang masih “ramah” di lidah Indonesia kita.

Macam-macam Masakan Nusantara

Sebenarnya ya, Mak, yang dimaksud nusantara dulunya adalah kepulauan Indonesia dan beberapa wilayah Asia Tenggara di luar Indonesia.

Nusantara adalah padanan dari Kepulauan Malaya, merujuk pada konsep kenegaraan yang dianut Majapahit. Mamak ingat kan, Patih Gajah Mada dengan Sumpah Palapa-nya?

Tak heran, dalam konteks masak memasak, sering kita temukan banyak kesamaan antara Indonesia dan berbagai negara lain di sekitarnya.

Bukan hanya batik yang pernah diklaim Malaysia dan menghasilkan kehebohan di jagat maya, terutama diramaikan oleh warganet masing-masing negara. Rendang pernah diklaim Singapura.

Es cendol, belakangan sifon pandan (yang sehari-hari kita sebut bolu pandan), juga diklaim Singapura. Atau tepatnya disebut oleh media Internasional sebagai kuliner Singapura dan Malaysia. Padahal sehari-hari kue bolu adalah teman santai kita ya, Mak!

Begitulah, ada pelajaran penting yang bisa kita ambil. Sekarang kita kembali fokus pada aneka resep masakan nusantara yang akan dijabarkan, dan bisa Mamak coba di rumah.

Berikut ini sebagian kecil dari banyaknya masakan khas nusantara yang KawanMamak kategorikan berdasar zona waktu Indonesia; barat, tengah, dan timur:

Masakan Masyarakat Indonesia Bagian Barat

Aneka Resep Masakan Nusantara yang Patut Mamak Coba!

dikolasekan dari food detik dll

Mi Aceh

Dari namanya sudah ketahuan, kuliner satu ini berasal dari Aceh, provinsi paling barat Indonesia. Yang khas dari mi aceh adalah teksturnya yang tebal.

Mi aceh paling sering disajikan dalam bentuk mi goreng dengan berbagai rempah. Biasanya dihidangkan bersama seafood, seperti cumi, udang, dll.

Bika Ambon

Meski namanya bika ambon, tapi penganan lembut dan kenyal ini berasal jauh dari Ambon, tepatnya Sumatra Utara.

Teksturnya mirip bolu sarang semut, tapi berwarna kuning cerah. Meski bika ambon adalah kue khas Sumut, tapi penganan ini mudah ditemukan di provinsi lain di Indonesia.

Pempek

Orang mengenal pempek sebagai makanan khas Sumatra Selatan, nyatanya pempek merupakan makanan yang hampir ada di seluruh Indonesia.

Bedanya, pempek buatan Sumatra hampir selalu menggunakan bahan dasar ikan, atau dengan takaran yang dominan, serta menggunakan sagu khusus.

Dengan demikian, pempek buatan Palembang (Sumsel), Jambi, dan sekitarnya, lebih kuat rasa ikannya. Begitu pula kuah cuka sebagai pelengkap, biasanya lebih pedas dibanding cuka buatan masyarakat luar Sumatra.

Tempoyak Patin

Tahukah Mamak, hasil fermentasi daging buah durian yang kita kenal dengan tempoyak, ternyata juga familier di Malaysia dan Brunei Darussalam. Bukan klaim, bisa jadi ini karena kesamaan wilayah yang disebut nusantara, sebagaimana dibahas di awal artikel ini.

Di Jambi, Riau, Bengkulu, dan daerah Sumatra lainnya, tempoyak kerap dimasak bersama ikan patin. Ikan patin di Indonesia jumlahnya melimpah ruah, karena mudah dipelihara dan bisa dimanfaatkan sampai ke kulit dan tulangnya.

Pendap

Disebut juga dengan ikan pais. Masakan khas Bengkulu ini mirip dengan pepes ikan yang biasa kita lihat di banyak tempat di Indonesia. Bedanya, pendap biasa dibungkus menggunakan daun talas, dengan rasa khas pedas gurih.

Mi Bangka

Betul! Mi ini berasal dari Pulau Bangka. Di kalangan masyarakat wilayah asalnya, mi bangka lebih dikenal dengan sebutan Mien.

Mirip dengan mi ayam yang biasa kita temukan di berbagai wilayah Indonesia, mi bangka umumnya disajikan dengan potongan daging ayam/sapi, caisim, dan pangsit.

Seruit

Masakan berbahan dasar ikan yang digoreng atau dibakar ini berasal dari Lampung. Umumnya ikan yang digunakan adalah ikan berukuran sedang sampai besar.

Ikan utuh disiram sambal terasi, tempoyak, atau sambal mangga. Bisa pula daging ikan disuwir lalu dicampurkan dengan aneka sambal tersebut.

Kerak Telor

Aneka resep masakan nusantara, menyeberang dari Sumatra ke Pulau Jawa. Sepertinya seluruh Indonesia mengenal kerak telur dan tahu betul dari mana makanan ini berasal.

Orang Jakarta menyebutnya kerak “telor”, sesuai dengan dialek mereka. Makanan ini terbuat dari telur ayam atau telur bebek yang dicampur dengan beras ketan putih dan berbagai bumbu lainnya.

Dimasak sampai menempel pada kuali (sehingga disebut kerak), lalu dihidangkan dengan taburan kelapa sangrai dan ebi, serta bawang goreng.

Pecak Gurame

Ada yang menyebut pecak gurame sebagai masakan khas Betawi, ada pula yang menggolongkannya sebagai kuliner khas Sunda.

Mirip dengan Seruit, tapi pecak gurame, sebagaimana namanya, menggunakan ikan gurami dengan siraman sambal yang cenderung encer.

Serabi

Inilah pancake-nya Indonesia! Bahan utama serabi adalah tepung beras dan santan. Serabi manis dimakan dengan kinca gula aren (kadang ditambah durian), sedangkan yang asin ditabur berbagai toping seperti oncom, dsb.

Menyesuaikan selera konsumsen masa kini, kadang penjual serabi menambahkan keju di atasnya. Enak sih, tapi jadi kurang Indonesia ya, Mak!

Seblak

Makanan khas Bandung ini tengah naik daun, terutama di kalangan pencinta masakan pedas. Berbahan utama kerupuk basah, isi semangkuk seblak diramaikan dengan berbagai sumber protein dan sedikit sayur.

Gudeg

Menyebut gudeg, orang-orang terkenang Jogja, begitupun sebaliknya. Sebenarnya selain Yogyakarta, gudeg juga merupakan kuliner khas Jawa Tengah.

Mirip dengan tempoyak patin dan pempek di Sumatra, yang merupakan makanan khas beberapa daerah sekaligus.

Gudeg dibuat dari nangka muda dan santan. Warna cokelat yang dihasilkan biasanya merupakan efek daun jati yang dimasak bersamaan.

Gudeg kering berkuah sangat kental, sedangkan gudeg basah berkuah lebih encer, tapi tetap berbeda dengan gulai nangka biasa. Tentu saja perbedaan utamanya terletak pada warna dan rasa gudeg yang cenderung manis.

Ampyang

Ampyang merupakan camilan khas Jawa. Meski yang disebut Pulau Jawa adalah Banten sampai Jawa Timur, tapi masyarakat Pulau Jawa sendiri cenderung menganggap Jateng dan Jatim-lah Jawa itu.

Jadi, ampyang yang terbuat dari kacang tanah, gula merah, gula pasir, dan air jahe, adalah penganan khas Suku Jawa, bukan Pulau Jawa.

Rujak Cingur

Cingur berarti mulut, dalam bahasa Jawa. Rujak cingur berasal dari Surabaya, Jawa Timur. Yang dimaksud dengan cingur adalah moncong sapi yang direbus dan dicampurkan ke dalam rujak.

Rujak cingur ada yang berupa buah-buahan ditambah irisan cingur, dicampur saus olahan petis udang. Ada pula yang berupa lontong dan sayur-sayuran ditambah irisan cingur, dengan saus yang sama.

Adon-adon Coro

Meski coro bisa diartikan dengan kecoak, jangan pernah berpikir adon-adon coro adalah masakan dari kecoak ya, Mak!

Adon-adon coro merupakan minuman khas Jepara yang dibuat dari berbagai rempah. Merica bubuk, kayu manis, cengkih, lengkuas, dan pandan disiram dengan air, santan, jahe, dan gula merah. Terbayang deh hangatnya.

Masakan Masyarakat Indonesia Bagian Tengah

Aneka Resep Masakan Nusantara yang Patut Mamak Coba!

dikolasekan dari kintamani dll

Nasi Tepeng

Aneka resep masakan nusantara yang ada di Indonesia bagian tengah juga tak kalah menarik dari masakan Sumatra dan Jawa.

Nasi tepeng adalah menu sarapan khas Masyarakat Gianyar, Bali. Mirip dengan nasi uduk, tapi dengan tekstur yang mendekati bubur. Selain itu, nasi tepeng umumnya bercita rasa pedas.

Jaja Begina

Kalau di Sumatra Barat ada batiah, di Jawa ada rengginang, maka Bali punya jaja begina. Tampilan ketiga makanan ini memang mirip. Bedanya ada pada bahan dan rasa.

Jaja begina terbuat dari ketan putih yang telah diolah. Sampai sekarang penganan ini sangat mudah ditemukan di warung-warung maupun pasar di Bali. Tak hanya untuk dikonsumsi, jaja begina juga digunakan masyarakat setempat untuk upacara adat.

Beberuk Terong

Umumnya masyarakat nusantara memang menyukai masakan bercita rasa pedas, termasuk masyarakat Lombok, dengan makanan khas mereka, beberuk terong.

Beberuk terong adalah sajian berupa lalapan terung dan kacang panjang yang dinikmati bersama sambal pedas. Sambalnya sendiri diolah dari cabai rawit, tomat, bawang merah, gula, dll.

Ayam Taliwang

Masakan khas Nusa Tenggara Barat ini dibuat dari ayam kampung muda, yang biasa dimasak dalam bentuk satuan utuh.

Ayam diberi saus olahan cabai merah kering, cabai rawit, bawang putih, terasi, dan bermacam bumbu lainnya. Biasanya ayam taliwang disajikan bersama plecing kangkung.

Using-using Hundang Papai

Aneka resep masakan nusantara beralih ke Pulau Kalimantan. Hundang papai adalah udang papai alias udang rebon. Yup, using-using maksudnya oseng-oseng!

Langsung terbayang kan, Mak, bagaimana tampilan using-using hundang papai? Masakan masyarakat Banjar ini merupakan olahan dari udang rebon kering dengan berbagai bumbu, seperti cabai, bawang, tomat, dll.

Katemak

Tampilannya seperti sup, katemak adalah masakan khas Nusa Tenggara Timur. Bahan utama katemak adalah jagung yang tidak dikupas kulit arinya.

Direbus bersama kacang, labu, daun pepaya, dan atau sayuran lainnya. Kadang katemak dicampur pula dengan potongan daging sapi. Atau dihidangkan bersama ikan teri maupun ikan asin.

Lalampar

Lalampar adalah penyebutan kue lemper oleh masyarakat Kalimantan Selatan. Sebagaimana lemper yang kita kenal, lalampar juga dibuat dari ketan yang digulung dan berisi daging ayam, kelapa parut, atau isian lainnya.

Bubur Gunting

Tidak ada gunting di dalam bubur ini, Mak! Disebut bubur gunting karena terdapat campuan cakwe yang digunting-gunting agar muat ke dalam mangkuk.

Bubur gunting aslinya adalah bubur kacang hijau atau kedelai berkuah kental, yang ditambahkan potongan cakwe. Resep ini diwariskan turun temurun oleh masyarakat keturunan Tionghoa di Singkawang, Kalimantan Barat.

Soto Banjar

Kata banjar memiliki makna luas. Ada banyak daerah yang dinamakan banjar di Indonesia. Tapi soto banjar memang adalah masakan khas suku Banjar, Kalimantan Selatan.

Yang membedakan soto banjar dengan soto lain adalah penggunaan cengkih dan kapulaga. Kedua rempah ini direbus dan diambil sarinya. Soto banjar umumnya dinikmati bersama lontong atau ketupat, bukan nasi.

Kacang Goyang

Dinamakan kacang goyang karena proses pembuatannya yang digoyang-goyang (disangrai). Berbahan dasar kacang tanah, kacang kulit yang telah dikupas ini lalu dilapisi cairan gula warna –warni.

Kacang goyang adalah camilan khas suku Minahasa, Sulawesi Utara.

Ayam Rica-rica

Rica dalam bahasa Manado berarti cabai atau pedas. Ada banyak resep yang dipakai untuk menghasilkan ayam rica-rica, persamaan dari semua resep itu adalah ayam rica-rica harus pedas.

Meski ada beragam resep, ayam rica-rica tetap dikenal sebagai masakan khas Manado, dan tak kalah populer dibanding masakan ayam dari aneka resep masakan nusantara lainnya.

Pallu Butung

Membaca pallu butung, jadi ingat Ramadan ya, Mak. Sebab pallu butung sering kita temui menjelang waktunya berbuka puasa.

Penganan khas Sulawesi Selatan ini bisa dikonsumsi hangat atau dingin. Pallu butung sangat mirip dengan es pisang ijo. Bedanya, es pisang ijo hanya dihidangkan dingin, dan pisangnya dibungkus lapisan tepung beras yang diberi pewarna hijau.

Kasuami

Terbilang unik dan belum terlalu populer, kasuami adalah makanan khas Sulawesi Tenggara. Terbuat dari singkong parut yang dikeringkan lalu dibentuk seperti tumpeng, tapi dengan ukuran yang cukup untuk satu atau dua orang saja.

Kalau masakan lain rata-rata dinikmati dengan nasi atau lontong, kasuami justru menggantikan nasi. Sebab sama-sama merupakan sumber karbohidrat.

Masakan Masyarakat Indonesia Bagian Timur

Aneka Resep Masakan Nusantara yang Patut Mamak Coba!

dikolasekan dari ksmtour dll

Colo-colo

Sambal khas Ambon ini tergolong sederhana. Cukup dengan mencampurkan berbagai bumbu seperti cabai rawit, tomat, bawang, dll. Ditambah air dan kemangi/tauge, colo-colo bisa dinikmati sebagai pelengkap ikan bakar atau lauk lainnya.

Papeda

Mamak yang tinggal di Indonesia barat atau tengah bolehlah sekali-kali mencoba papeda. Sebab makanan khas Indonesia timur ini memiliki keunggulan dibanding nasi.

Papeda adalah bubur sagu tanpa rasa yang dimakan bersama lauk pauk. Lebih rendah gula dibanding nasi, kaya serat, serta rendah kolesterol.

Menurut banyak sumber, masyarakat dengan bahan makanan pokok sagu sangat sedikit yang menderita penyakit gula darah atau diabetes.

Kasbi Komplet

Kasbi adalah sebutan untuk singkong, ubi, atau pisang rebus di Maluku. Sama halnya dengan papeda, kasbi adalah makanan utama sebagaimana masyarakat Indonesia di belahan lain memakan nasi.

Sebagai hidangan utama, kasbi biasa disantap bersama lauk dan aneka masakan sayur serta sambal.

Ikan Bungkus Manokwari

Manokwari adalah ibu kota Papua Barat. Ikan bungkus yang dimaksud bisa dibilang sangat mirip dengan ikan pepes yang biasa kita temui di Jawa dan Sumatra.

Yang membedakan ikan bungkus manokwari dari pepes adalah penggunaan daun talas sebagai bungkusnya. Sedangkan pepes biasanya dibungkus dengan daun pisang.

Anuve Habre

Anuve Habre disebut-sebut hanya ada di Papua. Tapi anuve habre sedikit mirip dengan ikan bungkus, karena memang dibungkus seperti pepes, menggunakan daun talas. Yang membedakannya, anuve habre hanya menggunakan ikan cakalang.

Eurimoo

Mamak tentu kenal klepon, kue yang sempat naik daun beberapa waktu lalu. Eurimo adalah klepon khas Timika.

Terbuat dari buah pisang, sagu, dan kelapa parut. Rasa gurih dan tekstur kenyalnya pasti sudah dikenal oleh lidah Indonesia kita.

Memang banyak makanan yang serupa bahkan sangat mirip antarsatu daerah dengan daerah lainnya. Kadang hanya dibedakan nama atau sedikit ciri. Tapi makanan yang sama belum tentu bisa Mamak temukan ketika berada di luar Indonesia.

Artinya, meski beberapa masakan diklaim lebih dari satu daerah sebagai masakan khasnya, tetap saja masakan tersebut adalah kuliner khas Indonesia. Seharusnya diperkenalkan oleh masyarakat Indonesia sendiri, sebelum keburu diklaim negara lain.

Jadi Mak, kalau update status soal masakan, jangan lupa sebutkan bahwa makanan yang Mamak share adalah masakan nusantara atau Indonesia!

Eh, pastikan yang Mamak share bukan pizza, eggroll atau semacamnya ya!

Resep Masakan Nusantara Sederhana dan Cara Membuatnya

Setelah informasi aneka resep masakan nusantara di atas, sekarang waktunya Mamak mempraktikkan beberapa resep yang tergolong sederhana.

Resep masakan nusantara sederhana ini juga disertai gambarnya, supaya Mamak tak terlalu meraba-raba, bagaimana tampilan makanan yang dimaksud. Juga sebagai alat penggugah selera, biar Mak makin semangat untuk mencoba.

Adon-adon Coro

Aneka Resep Masakan Nusantara yang Patut Mamak Coba!

Good News From Indonesia

Dalam kondisi pandemi saat ini, meningkatkan kekebalan tubuh adalah hal yang perlu dilakukan agar terhindar dari virus corona dengan covid-19nya.

Adon-adon coro merupakan minuman tradisional yang bermanfaat untuk kesehatan Mamak dan keluarga. Berikut bahan dan cara membuatnya:

Bahan-bahan untuk membuat adon-adon coro

150 gram kelapa

150 gr gula merah yang sudah diserut

250 ml santan kelapa

5 cm jahe yang sudah dimemarkan

600 ml air

Merica bubuk, kayu manis, cengkeh, dan lengkuas secukupnya

Cara membuat adon-adon coro

  1. Potong-potong kelapa, lalu bakar.
  2. Rebus jahe, gula merah, santan, dan potongan kelapa muda hingga mendidih, kemudian angkat.
  3. Masukkan merica bubuk, kayu manis, cengkeh, dan lengkuas, aduk rata.
  4. Tuang adon-adon coro ke mangkuk atau gelas, nikmati dalam keadaan hangat.

Using-using Hundang Papai

Aneka Resep Masakan Nusantara yang Patut Mamak Coba!

Kumpulan Resep Makanan Sederhana Tradisional Nusantara

Makanan sederhana berikutnya dari aneka resep masakan nusantara adalah oseng-oseng asal Kalimantan. Yup, using-using hundai papai. Inilah cara membuatnya, Mak!

Bahan-bahan untuk memasak using-using hundang papai

250 gr udang rebon/ebi

4 siung bawang merah

2 siung bawang putih

5 buah cabai rawit

2 buah cabai merah besar

2 buah cabai hijau

2 buah tomat kecil

1 sdt asam jawa

1 sdt gula pasir

1 sdt lada bubuk

1 sdt kaldu bubuk

1/2 sdm garam

1 lembar daun jeruk

3 sdm minyak goreng untuk menumis

Cara membuat using-using hundang papai

  1. Cuci udang/ebi sampai bersih, lalu tiriskan.
  2. Larutkan asam jawa dengan 10 ml air, lalu campurkan garam dan penyedap rasa.
  3. Siramkan larutan tadi ke udang/ebi.
  4. Iris-iris daun jeruk, bawang merah, bawang putih, cabai, dan tomat.
  5. Tumis irisan bumbu, campuran udang, merica, dan gula pasir. Aduk-aduk hingga rata.
  6. Masak hingga berwarna agak kecokelatan. Angkat, using-using hundang papai siap disajikan!

Papeda

Aneka Resep Masakan Nusantara yang Patut Mamak Coba!

Wikipedia

Sebagai alternatif makanan pokok, tak ada salahnya Mamak yang biasa makan nasi mencoba papeda sebagai makanan utama. Berikut bahan dan cara membuatnya:

Bahan-bahan untuk membuat papeda

250 gr tepung sagu

2 siung bawang putih

4 gelas air

Garam secukupnya

Cara membuat papeda

  1. Haluskan bawang putih.
  2. Campurkan bawang putih halus ke tepung sagu, tambahkan garam dan segelas air. Aduk hingga semua bahan tercampur merata.
  3. Masak 3 gelas air sampai mendidih.
  4. Masukkan air yang telah mendidih ke dalam tepung sagu secara perlahan.
  5. Masak kembali sagu yang telah dicampur dengan air panas, menggunakan api kecil. Aduk hingga tekstur berubah menjadi kental, lalu angkat.

Ternyata Indonesia itu kaya ya, Mak! Tak hanya kandungan buminya, budaya, dan aneka resep masakan nusantara juga merupakan warisan yang harus kita jaga dan wariskan lagi.

Leave a Comment