Mamak Cantik

Bibir Kering dan Pecah? Ini Solusinya, Mak!

Pernah tidak, Mamak mengalami bibir kering dan pecah hingga terasa sakit? Pasti mengganggu sekali, ya!

Selain mengganggu penampilan, bibir yang kering bahkan luka dan pecah-pecah sebenarnya menunjukkan kondisi kesehatanmu loh, Mak! Tanpa Mamak sadari, kondisi bibir yang tidak sehat mengindikasikan bahwa tubuh sedang tidak sehat.

Salah satu penyebab bibir kering dan pecah yang paling umum adalah dehidrasi atau kekurangan cairan. Bibir kita memiliki lapisan kulit yang tipis dan lebih sensitif dibandingkan kulit tubuh lainnya.

Lapisan paling luar kulit bibir sangat tipis dan transparan, yang disebut stratum korneum. Lapisan ini dekat sekali dengan permukaan pembuluh darah di bawahnya, karena itu bibir menjadi berwarna kemerahan.

Nah, stratum korneum ini sangat rentan dengan perubahan kondisi tubuh dan paparan eksternal. Karena tidak memiliki kelenjar minyak, tubuh yang kekurangan cairan akan dengan mudah memengaruhi kondisinya.

Bibir Kering dan Pecah, Kenapa Ya?

Dehidrasi bukan satu-satunya penyebab bibir pecah, mengelupas dan kering. Paparan eksternal seperti cuaca dan pilihan pewarna bibir yang salah juga bisa menyebabkan bibir pecah, luka hingga berdarah.

Kebiasaan-kebiasaan jelek yang kita lakukan juga kerap menyiksa bibir, ya Mak. Supaya jelas, yuk simak penjelasannya di bawah ini!

  • Kebiasaan Menggigiti dan Menjilat Bibir

Saat bibir terasa kering dan terkelupas, memang rasanya gemas sekali ingin menarik lapisan yang terasa mengganggu itu, entah dengan tangan atau dengan gigi.

Padahal, kebiasaan buruk itu akan membuat kondisi bibir tambah memprihatinkan, loh! Coba tahan sedikit keinginan untuk menggigiti bibir yang kering dan terkelupas.

Menjilati bibir ternyata juga tidak baik.  Air liur akan membuat bibir cepat kering dan lama-kelamaan terkelupas. Luka yang tercipta di bibir juga akan jadi lebih parah jika terus-menerus dijilat.

Ingatlah bahwa liur diciptakan untuk membantu proses pengunyahan makanan di dalam mulut, bukan melembabkan bibir.

  • Sering Gonta-Ganti Lipstik

Lipstik

Piqsels

Lipstik, semahal apa pun harganya, adalah produk kimia yang akan bersentuhan langsung dengan bibir kita. Masih ingat kan, bibir memiliki lapisan kulit yang sensitif, tipis, dan transparan?

Terlalu sering gonta-ganti merek lipstik, terutama yang matte, akan mengiritasi lapisan ini. Karena tiap lipstik mengandung zat kimia unik yang berbeda.

Gunakan pelembap bibir sebelum dan sesudah menggunakan lipstik. Gunakan pula penghapus makeup dengan kandungan ringan dan non-alkohol.

Alkohol hanya akan membuat kandungan air dan kelembaban permukaan bibir menghilang, bersamaan dengan menguapnya zat tersebut ke udara. Akibatnya, bibir malah akan bertambah kering dan perih.

  • Terpapar Sinar Matahari

Terlalu lama berada di bawah sinar matahari langsung ternyata tidak hanya berbahaya bagi kulit wajah, tapi juga bibir. Sinar UV bisa membuat bibir kering dan gampang terkelupas.

Gunakan lip balm yang mengandung tabir surya setiap beraktivitas di luar ruangan, untuk mencegah efek paparan ultraviolet pada bibir.

  • Kurang Vitamin

vitamin c

Pixnio

Kekurangan beberapa vitamin, selain membuat tubuh jadi tidak sehat, juga mengakibatkan beberapa kerusakan kulit. Salah satunya kekeringan pada bibir.

Vitamin C dan B adalah yang paling dibutuhkan dalam hal ini. Keduanya berfungsi sebagai  penambah imun tubuh dan penghalau penyakit.

Vitamin C juga memiliki efek penyembuh luka yang baik, sehingga bibir yang pecah dan terkelupas dapat sembuh kembali.

  • Efek Samping Mengonsumsi Beberapa Jenis Obat

Mengonsumsi beberapa jenis obat juga dapat berefek buruk pada anggota tubuh. Misalnya bibir yang kering, bisa makin terluka.

Jika Mak harus mengonsumsi obat-obatan jenis Retinoid (Retin-A, Differin), Lithium, dan atau obat-obatan kemoterapi secara rutin, jangan pernah meninggalkan lip balm.

Beberapa obat anti jerawat yang mengandung accutane dan isotretinoin juga memberi efek kering dan mudah luka pada bibir. Tak perlu khawatir, Mak! Bibir bisa diobati dengan bahan-bahan alami seperti madu, zaitun, dan lidah buaya.

  • Kebanyakan Asupan Vitamin A

Vitamin A sangat baik untuk kesehatan. Tapi jika mengonsumsi terlalu banyak vitamin ini, juga tidak baik untuk tubuh.

Terlalu banyak vitamin A dapat memicu kekeringan pada bibir sehingga mudah luka. Selain itu, kelebihan vitamin A juga dapat menyebabkan beberapa gangguan pada tubuh. Misalnya gangguan pencernaan, pusing, vertigo, dan kulit bersisik dan berwarna oranye.

Jadi, konsumsi vitamin A sewajarnya saja, ya Mak. Karena vitamin ini bisa didapat dari banyak jenis sayur dan buah-buahan. Suplemen tambahan vitamin A biasanya hanya disarankan dokter bagi mereka yang malnutrisi.

Bibir Kering dan Pecah Saat Puasa

Saat berpuasa, tubuh tidak diasupi cairan selama kurang lebih dua belas jam. Hal ini mudah sekali memicu dehidrasi dan kulit kering. Seperti yang dibahas di atas, kedua hal ini adalah pemicu utama bibir kering, luka, dan pecah-pecah.

Tapi tenang, pasti ada jalan keluar dari kondisi ini. Karena puasa itu pada dasarnya menyehatkan tubuh, bukan menyakiti. Mak hanya perlu pintar-pintar menyiasati kondisi agar cairan tubuh tetap terpenuhi, dan bibir tidak kering. Caranya? Gampang. Simak paparan di bawah, ya, Mak!

  1. Gunakan Lip Balm

Lipbalm

Piqsels

Jika di kondisi tidak berpuasa saja lip balm sangat disarankan, apalagi saat berpuasa. Tidak minum sepanjang siang akan membuat mulut dan bibir terasa kering. Lip balm dapat membantu mengunci kelembaban dan melindungi bibir dari iritasi.

Jika Mamak banyak beraktivitas di luar rumah, pilih lip balm dengan tambahan tabir surya agar sinar matahari tidak ikut andil mengeringkan bibir Mamak.

  1. Tetap Minum 8 Gelas per Hari

Jika sepanjang siang tidak minum, bagaimana caranya bisa minum delapan gelas air sehari? Tentu saja dengan mengatur asupan air saat matahari sudah tenggelam.

Minumlah dua gelas saat berbuka, tiga gelas di malam hari hingga berangkat tidur, dan tiga gelas air lagi saat sahur.

Khusus saat sahur, usahakan minum air hangat, ya Mak. Selain berfungsi untuk mengurangi haus saat berpuasa siang harinya, air hangat juga bagus untuk pencernaan dan mencegah panas dalam.

Jika kondisi tubuh sehat dan cairan tercukupi, bibir juga akan lembab dan sehat.

  1. Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah

Sayur dan buah kaya serat dan vitamin. Selain itu, beberapa jenis buah juga memiliki kadar air yang  cukup tinggi. Sehingga akan membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Manfaat lain mengonsumsi buah dan sayur saat sahur adalah kandungan seratnya yang membuat perut terasa kenyang lebih lama.

  1. Hindari Makanan yang Pedas dan Asin Saat Sahur

Ternyata makanan pedas dan asin selain lebih memicu rasa haus, juga dapat memicu bibir kering dan terkelupas, loh Mak!

Garam dapat mengiritasi kulit bibir, membuatnya meradang dan mengakibatkan luka di bibir bertambah parah. Hal yang sama juga berlaku bagi makanan pedas. Solusinya lagi-lagi mengonsumsi buah-buahan.

  1. Gunakan Lip Scrub

Saat mandi pagi atau sore, atau sebelum tidur, gunakan lip scrub. Lip scrub dapat mengangkat sel-sel kulit mati pada bibir dan merangsang bibir untuk memproduksi sel kulit baru yang sehat.

Mak bisa membuat lip scrub sendiri dari bahan-bahan alami seperti gula dan lemon, atau vanilla dan madu.

Bibir Kering dan Pecah Apa Obatnya?

Bagaimana jika bibir telanjur kering dan pecah-pecah, bahkan hingga meradang dan berdarah? Memeriksakan diri ke dokter bisa menjadi pilihan Mamak.

Selain itu, beberapa bahan alami di bawah ini juga bisa menjadi obat bibir kering yang Mamak alami.

  • Madu

Madu

Pixnio

Khasiat madu tidak perlu dipertanyakan lagi. Oleskan madu pada bibir sebelum tidur, agar antiseptik alami di dalamnya membantu menyembuhkan luka. Lalu kandungan vitaminnya menutrisi bibir agar lebih sehat.

Madu juga bisa digunakan sebagai lip scrub alami. Campurkan satu sendok teh madu dengan satu sendok teh air lemon, serta sejumput gula pasir. Usapkan pada bibir sambil dipijat lembut.

Setelah itu, diamkan selama lima menit sebelum dibilas dengan air hingga bersih.

  • Petroleum Jelly

Sesuai namanya, bahan ini didapat dari hasil pencampuran hidrokarbon. Petroleum jelly yang alami merupakan hasil pemurnian minyak tanah, sehingga warna dan baunya hilang.

Manfaatnya banyak sekali bagi kelembaban kulit, termasuk kulit bibir yang pecah-pecah. Bahkan bisa untuk penderita dermatitis dan eksim.

Petroleum jelly bekerja dengan memberi lapisan minyak di atas permukaan bibir, hingga mencegah terjadinya penguapan. Selain itu, bahan ini dapat pula mengurangi gesekan antarkulit yang berisiko membuat kulit meradang dan perih.

Meski demikian, penggunaan petroleum jelly tetap harus diperhatikan, ya Mak. Karena pemakaian berlebihan dan dalam jangka waktu lama di bibir atau area sekitar hidung dapat menyebabkan pneumonia.

Jika tertelan, akan mengakibatkan iritasi pada tenggorokan, bahkan sampai diare.

  • Shea Butter

Mak dapat menggunakan shea butter sebagai lip balm atau mencampurkannya dengan gula sebagai bahan lip scrub.

Shea butter merupakan minyak nabati alami yang didapat dari kacang pohon shea. Selain melembabkan kulit, bahan ini juga memiliki fungsi menangkal efek buruk sinar ultraviolet.

  • Lidah Buaya

Lidah Buaya

Piqsels

Sebagai tanaman yang terkenal berguna untuk pelembab alami, sari lidah buaya juga bisa dimanfaatkan untuk menjaga kelembaban bibir.

Oleskan isi lidah buaya di bibir yang kering. Tunggu lima belas menit, lalu bilas dengan air.

  • Vanila dan Zaitun

  • Vanilla dan Zaitun

    Piqsels

Kedua bahan ini sangat sempurna dipadukan sebagai lip scrub alami. Kalau tidak pun, olesan zaitun murni di bibir dapat meningkatkan kelembaban dan menyembuhkan radang serta luka pada bibir.

Caranya mudah sekali. Campurkan 1/4 sendok teh bubuk vanilla, 2 sendok teh gula pasir, 1 sendok teh soda, dan 2 sendok teh minyak zaitun. Oleskan pada bibir dan pijat dengan lembut, lalu bilas dengan air hingga bersih.

Bibir Kering dan Pecah pada Anak

Bukan hanya orang dewasa, anak-anak juga rentan mengalami bibir pecah-pecah dan kering. Biasanya disebabkan karena kurangnya cairan tubuh atau dehidrasi, karena anak-anak sering lupa meminum air putih.

Selain itu, kebiasaan menjilat bibir juga bisa jadi pemicu. Bisa pula faktor cuaca yang terlalu panas atau udara yang kering.

Jika anak Mamak mengalami hal di atas, usahakan agar dia tidak bolak-balik menjilati bibirnya. Mamak dapat menyiasatinya dengan mengoleskan shea butter atau lidah buaya di bibir si kecil.

Jangan lip balm ya, Mak! Karena lip balm dengan berbagai rasa hanya akan membuat anak semakin bersemangat menjilati bibir mereka.

Anak juga sering tergoda untuk menarik-narik kulit bibirnya yang terkelupas. Hal ini akan menyebabkan radang dan bibir berdarah.

Usahakan Mamak bisa memberi anak-anak pengertian untuk menghentikan kegiatan tersebut. Beri kesibukan pada tangannya agar tidak menganggur dan mulai memegang bibirnya. Misalnya dengan menggambar atau bermain lego.

Jangan lupa untuk selalu mengasupi mereka dengan air putih yang cukup. Rata-rata anak membutuhkan lima hingga delapan gelas air sehari, tergantung usia dan berat badannya. Apalagi di cuaca panas atau anak sedang aktif-aktifnya.

Beri juga si kecil sayur dan buah, baik sebagai lauk maupun camilan. Kandungan vitaminnya diperlukan si kecil untuk menjaga imunitasnya, selain juga baik untuk bibirnya yang pecah-pecah.

Saat anak tidur, oleskan madu pada bibirnya dan biarkan hingga pagi. Minyak zaitun juga boleh.

Terkadang jika anak lama berada di ruangan ber-AC, bibirnya juga mudah kering. Hal ini karena AC membuat udara menjadi kering. Siasati dengan memakai humidifier agar udara lembab, bebas jamur, dan bakteri.

Usahakan si kecil tidak berada di ruang ber AC sepanjang hari, ya Mak. Bermain keluar tentu akan menyenangkan baginya.

Lipstik untuk Bibir Kering dan Pecah

Sebagai wanita, lipstik tentu merupakan ‘perlengkapan perang’ yang wajib ada untuk bisa tampil lebih manis. Lalu bagaimana jika kondisi bibir sedang kering-keringnya, bahkan pecah dan berdarah? Apakah penampilan harus dikorbankan hingga bibir sembuh seperti sedia kala?

Tidak, dong. Mamak tetap bisa tampil cantik dengan lipstik. Tentu saja Mak harus memilih lipstik yang aman bagi bibir.

Gunakan lipstik yang mengandung paling tidak SPF15, terutama jika Mamak ingin beraktivitas di luar ruangan.

Jangan lupa untuk mengaplikasikan lip balm terlebih dahulu pada bibir, untuk mengunci kelembaban.

Lipstik dan lip balm yang mengandung titanium dioxide, zinc oxide, atau avobenzone diyakini dapat menangkal efek buruk sinar matahari. Selain itu, juga berfungsi mengurangi efek pengeringan bibir.

Setiap malam, sebelum tidur Mamak dapat menggunakan lip scrub untuk mengangkat sel kulit mati. Setelah itu, oleskan lip balm atau bahan alami seperti madu dan minyak zaitun agar bibir ternutrisi selama Mak beristirahat.

Jika bisa, gunakan lipstik tidak terlalu tebal. Hindari lipstik dengan aroma dan rasa tambahan seperti mentol, peppermint dan citrus. Bahan tambahan tersebut akan memperparah kondisi bibir.

Saat ini ada banyak produk lipstik yang beredar di pasaran, yang memiliki kandungan alami. Mamak dapat memilih yang mengandung pelembab alami, seperti shea butter, minyak almond, dan tambahan vitamin E.

Bahan-bahan itu, selain baik untuk bibir juga melindunginya dari kekeringan. Kandungan lain yang bisa Mak pilih adalah petroleum jelly, zaitun, aloe vera, dan madu.

Mamak dapat mengetahuinya dengan mencermati kandungan lipstik di kemasannya. Jadi jangan malas untuk lebih teliti saat membeli lipstik, ya Mak!

Sebaiknya pilih lipstik yang bertekstur creamy dengan hasil akhir yang glossy, alih-alih matte. Dengan begitu, tampilan warnanya akan lebih merata dan bibir akan terlihat lebih lembab.

Walau lipstik jenis ini lebih mudah pudar warnanya, namun relatif lebih aman daripada jenis matte bagi bibir Mamak. Dengan begitu, Mak akan tetap tampil cantik tanpa khawatir bibir pecah-pecah Mak semakin parah kondisinya.

Nah, dari paparan di atas, Mamak mendapatkan gambaran lengkap tentang penyebab, cara mengatasi, hingga perawatan bibir kering dan pecah.

Ternyata tidak sulit kan, mengatasinya. Mamak dapat memilih berbagai metode, alami maupun medis, agar bibir kembali sehat.

Ingat bahwa kondisi tubuh juga berpengaruh pada kondisi bibir Mamak. Jika kondisi bibir telah membaik, jaga asupan cairan dan nutrisi, serta rawat bibir Mak agar tidak kembali kering dan pecah-pecah.

Hentikan pula kebiasaan jelek menggigit dan menjilati bibir agar kondisinya tetap sehat. Semoga artikel tentangbibir kering dan pecah ini bermanfaat, Mamak …

Featured image : Photo by Taya Iv on Unsplash

 

 

Leave a Comment