Cara Menghilangkan Kutu Rambut Beserta Telurnya

| |

Hari gini masih kutuan? Tenang, Mak! Nyatanya kutu kepala memang belum punah. Tapi Mamak bisa membuatnya musnah dari rambut dengan “cara menghilangkan kutu dan telurnya” yang akan kita bahas di artikel ini.

cara menghilangkan kutu rambut dan telurnya

Mengapa Kutu Rambut Sampai ke Kepala Kita?

Untuk menyelesaikan suatu masalah, ada kalanya kita perlu tahu apa penyebab dari masalah tersebut. Dari situ, kita juga bisa melakukan tindakan pencegahan atau minimal mengurangi peluang terjadinya kembali masalah yang sama.

Ngomongin kutu aja kok ribet ya, Mak! Tapi siapa sih yang tidak kalang kabut menyadari di kepalanya bersarang kutu yang sebentar saja bisa bertelur dan berkembang biak?

Orang-orang beranggapan kutu muncul di kepala karena seseorang jarang mencuci rambut. Ada benarnya sih, tapi bukan kotoran di rambut yang jadi pemicu datangnya kutu kepala. Melainkan kontak dengan orang yang lebih dulu “memelihara” kutu di kepalanya.

Cara pindahnya kutu rambut bukan melompat dari satu kepala ke kepala lainnya, atau terbang ke sana kemari mencari inang. Kutu kepala atau kutu rambut memiliki kemampuan merayap yang cepat.

Bukan hanya gercep dalam soal pindah tempat, kutu juga sangat cepat berkembang biak. Jika tak segera diberantas, Mamak bisa kalah cepat dengan mereka. Dari rasa gatal sampai rasa malu akan Mamak dapatkan, apalagi jika telur-telur kutu sudah menyebar serupa bintang di langit. Atau induknya merayap di ikat rambut Mamak. Duh, malunya!

Jadi jika Mamak mendapati teman atau keluarga sering menggaruk kepala, segera pisahkan barang pribadi Mamak darinya. Barang-barang yang kerap menjadi perantara perpindahan kutu adalah sisir, bantal, headset, dsb.

Cara Menghilangkan Kutu dan Telurnya Tanpa Merusak Rambut

menghilangkan kutu kepala

Gatal yang dirasakan orang dengan pediculosis capitis (penyakit karena kutu) adalah reaksi dari kulit kepala terhadap liur dan kotoran kutu. Rasa gatal ini kerap tak tertahankan, sehingga secara refleks orang dengan kepala berkutu akan terus menggaruk.

Jika dibiarkan, kulit kepala juga bisa terinfeksi. Mungkin terkesan berlebihan ya, Mak. Padahal tidak juga. Kulit kepala yang tergaruk bisa saja terluka, dan kuman yang ada di tangan mudah masuk ke luka tersebut hingga menyebabkan infeksi.

Maka sebelum itu terjadi, kutu harus segera disingkirkan. Tentunya dengan bahan-bahan yang aman agar tidak merusak kulit kepala maupun rambut penderitanya. Berikut langkah-langkah mudah membasmi kutu beserta telur-telurnya tanpa merusak rambut:

  • Jika Mamak atau teman/keluarga yang mengalami pediculosis capitis memiliki rambut yang panjang, sebaiknya potong dulu rambut agar lebih pendek.
  • Keramas menggunakan sampo yang dijual bebas. Seorang Mamak membagikan pengalamannya membasmi kutu pada anak dengan sampo antiketombe.
  • Jika rambut Mamak tergolong lebat, langsung pakai dua sachet. Setelah diaplikasikan di kepala, diamkan sekira lima menit sebelum dibilas.
  • Setelah rambut mengering, sisir perlahan menggunakan sisir biasa. Setelah kering sempurna dan tidak dikhawatirkan kusut, gunakan serit atau sisir kutu untuk membersihkan kutu dan telur yang masih menempel di rambut.
  • Sisir perlahan dan berulang di dekat telinga dan leher belakang. Dua tempat ini adalah lokasi favorit kutu meletakkan telur-telur yang kerap menempel kuat pada rambut.

Ulangi langkah yang sama esok harinya berturut-turut hingga tiga hari. Bisa dikatakan, langkah-langkah di atas merupakan cara menghilangkan kutu dan telurnya dengan cepat, sebab biasanya dalam sepekan kepala sudah bebas dari kutu rambut maupun telur-telurnya.

kutu rambut dan telurnya

Jika berhasil memberantas kutu dan telurnya di kepala Mamak, jangan lupa untuk membagi tips tersebut kepada orang-orang yang mungkin menularkan atau justru tertular kutu Mamak. Tujuannya agar yang masih mengidap pediculosis capitis tidak mengembalikan parasit itu lagi. Kalau terus ditular dan menularkan, kapan selesainya?

Tapi jika lebih sepekan kutu kepala tak juga hilang dari rambut Mamak, tak ada salahnya berkonsultasi ke dokter. Jangan gunakan sembarang bahan menjelang berobat ke ahlinya ya, Mak! Bahan alami pun tak selamanya aman untuk kulit kepala.

Semoga cara menghilangkan kutu dan telurnya yang KawanMamak ulas di atas bermanfaat ya, Mak. Selamat mencoba!

Previous

Cara Membuat Masker Kain Hemat Budget

Mendidik Anak di Era Digital

Next

Leave a Comment