Anak Mamak

Cara Mudah Membuat Slime dari Bahan Murah di Dapur

Anak mana sih yang tak suka bermain slime? Bahkan orang dewasa pun tak sedikit yang menyukai mainan ini. Sebelum ikut bermain, yuk cari tahu cara mudah membuat slime yang aman untuk anak Mamak!

Slime adalah benda kenyal lengket yang bisa dibentuk menjadi apa saja. Mudah didapatkan di toko mainan, bahkan dijajakan dengan harga murah oleh penjual mainan di sekolah-sekolah dasar. Tapi bagaimana dengan bahan-bahannya ya? Apakah terjamin aman untuk anak-anak?

Daripada Mamak berspekulasi, lebih baik membuat sendiri di rumah. Lebih terjamin, murah, sekaligus bisa merekatkan bonding antara Mamak dan anak-anak.

Cara Membuat Slime dengan Dua Bahan

Cara Mudah Membuat Slime dari Bahan Murah di Dapur

McCormick

Mamak pernah cari cara membuat slime dengan satu bahan? Hasilnya tidak ditemukan, kan? Jelas mustahil dong, Mak! Setidaknya dibutuhkan dua bahan untuk mendapatkan slime paling sederhana.

Tenang, bahannya tidak sulit kok, Mak. Bahkan tak perlu belanja khusus untuk mendapatkannya. Mamak bisa memanfaatkan bahan-bahan yang sudah ada di dapur. Dua bahan pembuat slime tersebut adalah tepung tapioka dan minyak goreng.

Cara membuatnya pun terbilang mudah, dua gelas tepung tapioka atau tepung kanji disiram air sekira dua setengah gelas secara perlahan. Uleni, jangan sampai tepung menggumpal.

Kemudian tambahkan minyak sayur sampai adonan mencapai tekstur yang diinginkan. Taraa! Slime buatan Mamak dan anak sudah jadi! Kelewatan mudahnya ya, Mak!

Kalau ingin mendapatkan warna-warna yang cantik, Mamak bisa menambahkan pewarna makanan pada slime. Jangan gunakan pewarna tekstil atau bahan lain yang tidak aman ya, Mak. Karena bisa berbahaya untuk kulit.

Cara Membuat Slime dengan Tiga Bahan

Selanjutnya, cara membuat slime dari bahan-bahan dapur berikut ini juga tak kalah gampang dari yang pertama. Mamak bisa memanfaatkan sisa-sisa bahan kue di antaranya susu kental manis, tepung maizena, dan bubuk vanili.

Caranya, panaskan susu kental manis yang sudah dicampur air. Masukkan bubuk vanili ke dalam adonan, setelah agak dingin campurkan tepung maizena sedikit demi sedikit. Lakukan terus sambil diulen, hingga mendapatkan tekstur yang diinginkan.

Panaskan kembali adonan slime. Jika Mamak menginginkan warna yang menarik, sila ditambahkan pewarna makanan yang ada. Lakukan setelah adonan dingin ya, Mak!

Kemudian … slime siap Mamak mainkan bersama anak-anak!

Cara Membuat Slime dengan Bahan Sederhana Lainnya

Cara Mudah Membuat Slime dari Bahan Murah di Dapur

Cara Mudah Membuat Slime

Selain dengan bahan-bahan dapur, slime juga bisa Mamak buat dengan bahan lainnya. Tetap dengan bahan yang murah dan mudah didapat. Tapi yang paling penting, upayakan Mamak membuatnya bersama anak-anak.

Dengan mengetahui prosesnya, bahkan ikut berpartisipasi dalam proses tersebut, anak tak hanya mendapatkan manfaat bermain slime. Melainkan juga memahami pentingnya sebuah upaya, sehingga mereka tidak menjadi anak serbainstan yang mengingkan segala sesuatu dengan cara yang mudah.

Selain itu, membuat slime bersama juga akan meningkatkan ikatan emosional antara Mamak dan anak, atau anak dengan anggota keluarga lainnya. Yuk, Mak, kita lanjut ke pembuatan slime dengan bahan lainnya!

Membuat Slime dengan Bedak Bayi

Bahan-bahan: Bedak bayi, baby oil, air, dan pewarna makanan.

Cara pembuatan slime: Campur bedak bayi dengan air, tambahkan baby oil sekira 4 sendok makan. Atur kekentalan untuk mendapatkan tekstur yang pas. Setelah dirasa cukup, tambahkan pewarna makanan sesuai keinginan.

Membuat Slime dengan Lem

Bahan-bahan: Lem povinal, baking powder, air, dan pewarna makanan.

Cara membuat slime: Campur lem povinal dengan air, tambahkan baking powder. Aduk hingga mendapatkan tekstur yang tepat, lalu tambahkan pewarna makanan. Diamkan adonan sekira 30 menit dalam wadah tertutup.

Bagaimana Mak, gampang sekali kan membuat slime dari bahan mana pun? Daripada anak asyik dengan gadget, lebih baik diajak bermain bersama. Cukup sisihkan waktu dan sedikit bahan dapur, cara mudah membuat slime di atas bisa segera dipraktikkan!

Leave a Comment