Mamak Cantik

Jerawat di Bibir, Sebab dan Cara Mengatasinya dengan Bahan Alami

Jerawat biasanya muncul di wajah. Entah itu bagian pipi, dagu, dahi, atau bagian lainnya. Tapi jerawat di bibir? Ternyata tidak sedikit loh, Mak, orang yang pernah mengalaminya.

Benjolan di bibir umumnya disebabkan oleh sariawan. Tapi sebagai orang dewasa, sepertinya mudah bagi kita untuk membedakan bengkak yang disebabkan sariawan atau hal lain, termasuk jerawat.

Penyebab Jerawat di Bibir

Jerawat sendiri terjadi karena adanya penyumbatan folikel rambut, yakni kantung kecil di kulit tempat tumbuhnya rambut, yang berisi sel kulit mati dan sebum. Kita biasa mengenal folikel rambut sebagai pori-pori.

Sebum adalah minyak pada wajah yang berfungsi untuk menjaga kelembaban kulit. Produksi sebum yang berlebihan dapat menyebabkan jerawat, termasuk di bibir.

Selain penyumbatan pada folikel rambut, jerawat dapat pula disebabkan oleh bakteri yang menempel pada kulit. Berbeda dengan benjolan atau bengkak lainnya yang juga terjadi di bibir, jerawat ditandai dengan adanya nanah atau butiran lemak di dalam benjolan tersebut.

Jika benjolan berisi cairan bening, bisa jadi pembengkakan di bibir tersebut bukanlah jerawat, melainkan herpes oral, yang disebabkan oleh virus herpes. Ingat, salah satu penyebab jerawat (di bibir maupun bagian wajah lainnya) di antaranya adalah bakteri. Virus tidak termasuk.

Jika Mamak agak ragu dengan beda keduanya, sila berkonsultasi ke dokter ya, Mak!

Cara Mengobati Jerawat di Bibir

Jerawat di Bibir, Sebab dan Cara Mengatasinya dengan Bahan Alami

alodokter

Perlu diketahui, meski penyebab utama jerawat adalah minyak dan atau bakteri, tapi perubahan hormon juga mampu menjadi pemicu munculnya jerawat.

Mamak sendiri mungkin termasuk di antara yang “langganan” berjerawat ketika jadwal “tamu bulanan” telah tiba. Jangan lupa, stres pun dapat memicu respons dengan kondisi yang sama seperti ketika Mamak sedang haid.

Artinya, jika jerawat muncul pada jadwal haid, Mamak tak perlu repot mencoba obat ini itu, toh sekira sepekan jerawat akan hilang sendiri seiring tuntasnya masa haid.

Infokan pada remaja yang baru datang bulan ya, Mak! Agar mereka paham dan tak khawatir jika tiba-tiba berjerawat ketika sedang haid.

Begitu pula ketika Mamak mengalami stres. Bukan hanya perkara besar yang mampu memicu timbulnya stres, sekadar gugup bertemu atasan baru saja Mamak bisa mual kan? Yup, rasa mual itu adalah salah satu pertanda Mamak mengalami stres.

Tubuh merespons apa yang disampaikan psikis Mamak ke otak. Bisa berupa mual, pusing, atau jerawat, sebagaimana sudah kita bahas di atas.

Jadi ketika muncul jerawat di bibir atau bagian tubuh mana pun, coba diingat-ingat, apakah Mamak sedang stres? Jika ya, tinggal redakan saja stresnya, maka jerawat akan sembuh dengan sendirinya.

  • Mengobati Jerawat di Bibir dengan Obat Medis

Kawanmamak tidak merekomendasikan obat apa pun karena hal-hal medis berada di luar keahlian para admin. Tapi Mamak bisa berkonsultasi pada dokter, atau minimal apoteker yang nantinya akan memberi obat sesuai kondisi kulit atau bibir Mamak.

Obat yang diberikan umumnya berupa salep atau krim yang mengandung benzoil peroksida atau salep/krim dengan retinoid.

Ada kalanya ditambahkan antibiotik untuk membunuh bakteri, jika jerawat pada bibir Mamak terindikasi disebabkan oleh bakteri. Pastikan Mamak menggunakan obat sesuai petunjuk dokter atau informasi yang tertera pada kemasan obat.

  • Mengobati jerawat di Bibir dengan Obat Alami

Jerawat di Bibir, Sebab dan Cara Mengatasinya dengan Bahan Alami

carasixpack.net

Sebelum melakukan pengobatan dengan aneka bahan, cobalah untuk mengompres jerawat terlebih dulu untuk mengurangi peradangan. Mengompres bisa dilakukan dengan air hangat maupun es batu.

Selanjutnya, Mamak bisa menggunakan bahan berikut untuk mengobati jerawat di bibir:

1. Kulit jeruk

Jeruk dan kulitnya mengandung vitamin C dan antioksidan yang baik untuk regenerasi kulit. Mak bisa membuat pasta dari kulit jeruk dengan cara memarutnya, ditambah sedikit air.

Oleskan pasta kulit jeruk pada jerawat, baik yang muncul di bibir maupun bagian lain tubuh. Diamkan sekira 10 menit, lalu bilas.

2. Lidah buaya

Sudah jamak kita melihat dan mendengar orang melakukan perawatan kulit dengan lidah buaya. Itu karena lidah buaya mengandung asam salisilat yang dapat menjaga kelembaban kulit, dan sulfur untuk mengangkat sel kulit mati.

Keruk bagian dalam lidah buaya yang berupa gel, lalu oleskan pada jerawat. Langkah ini bisa Mamak lakukan 1-2 kali setiap hari.

3. Perasan lemon

Asam sitrat pada lemon bermanfaat sebagai antioksidan, menghilangkan sel kulit mati, mengurangi minyak berlebih, dan mampu mengatur keseimbangan pH. Gunakan kapas steril untuk mengusapkan perasan lemon pada jerawat di bibir maupun di bagian tubuh lainnya.

4. Cuka apel

Cuka apel juga dapat mengurangi minyak berlebih pada kulit. Kandungan berbagai jenis asam organik pada cuka apel dapat membasmi bakteri penyebab jerawat.

Cara penggunaannya cukup mudah, Mamak hanya perlu mencampurkan 1 sendok makan cuka apel dengan 3 sendok makan air. Aplikasikan pada jerawat dengan lebih dulu membersihkan wajah menggunakan air bersih.

Diamkan hingga sekira 20 detik, lalu bilas seperti biasa. Mak bisa mengulang proses yang sama sampai dua kali dalam sehari.

5. Bawang putih

Bukan dioles ke jerawat ya, Mak! Kebayang kan aromanya. Mamak bisa menambahkan asupan bawang putih lebih dari yang biasa dikonsumsi.

Gunanya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga kita mampu membasmi bakteri yang ada pada jerawat secara alami.

6. Madu

Sebagaimana yang kita ketahui, madu memiliki banyak manfaat. Di antaranya sebagai antioksidan sekaligus antibiotik paling ampuh dibanding bahan alami lainnya.

Mamak cukup mengoleskan madu alami pada jerawat di bibir menggunakan kapas steril. Tentu saja jerawat di pipi maupun bagian lainnya juga dapat diobati dengan madu, karena kandungannya mampu membersihkan kotoran di wajah, serta mencegah penyumbatan pada pori-pori kulit.

Meski risiko bahan alami cenderung lebih kecil dari obat-obatan kimia, tetap saja Mamak perlu memerhatikan efek dari pengobatan tersebut.

Jika terjadi iritasi, gatal, atau yang semacamnya, sebaiknya segera hentikan pengobatan, lalu berkonsultasilah pada ahlinya.

Jangan lupa imbangi pengobatan dengan banyak mengonsumsi air putih. Sebab kulit yang kurang cairan juga bisa teriritasi dan menimbulkan jerawat.

Konsumsi air yang cukup juga mampu mempercepat penyembuhan dan mencegah jerawat muncul kembali. Belum lagi ditambah manfaat lain terkait kebutuhan tubuh akan air putih, jadi poin ini jangan sampai Mamak abaikan.

Mencegah Jerawat di Bibir

Jerawat di Bibir, Sebab dan Cara Mengatasinya dengan Bahan Alami

hijab.dream

Pada dasarnya mencegah jerawat, di bibir maupun bagian wajah lainnya, sama saja. Bahkan tidak sedikit orang yang juga mendapati jerawat di punggungnya. Selama benjolan itu sama-sama jerawat, cara mencegahnya lebih kurang sama.

Upayakan diri Mamak agar tidak stres, cukup istirahat, olahraga, dan konsumsi air putih sesuai kebutuhan. Rutin mandi pagi dan sore juga dapat mencegah munculnya jerawat di permukaan kulit, termasuk di bibir. Karena aktivitas mandi mampu membersihkan tubuh dari sel kulit mati dan bakteri.

Sejak covid-19 mewabah, kita diwajibkan mengenakan masker. Hal tersebut salah satunya dimaksudkan untuk mencegah kita menyentuh wajah (selain saling memercikkan droplet).

Karena yang paling rawan terhadap virus dan bakteri adalah telapak tangan, sebab sering kita gunakan untuk menyentuh banyak barang. Menyentuh wajah, termasuk bibir, mengakibatkan perpindahan virus dan atau bakteri dari tangan ke bibir.

Jadi tanpa masker pun, Mamak sebaiknya tidak terlalu sering menyentuh bibir. Sebab bakteri yang sedianya hilang dengan mencuci tangan, justru pindah ke bibir dan menyebabkan jerawat di bibir.

Featured image : Photo by Artem Kovalev on Unsplash

Leave a Comment