Mamak CantikMasakan Mamak

Ini Loh Mak, Makanan yang Bikin Gemuk!

Berat badan yang kian bertambah tentu membuat Mamak semakin merasa bersalah. Pakaian yang biasa dipakai akan semakin sempit dan mulai tidak terpakai.

Sebenarnya apa sih yang membuat hal ini bisa terjadi? Tentunya, beberapa makanan yang bikin gemuk adalah salah satu penyebab utamanya.

Makanan jenis ini memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh. Apabila dikonsumsi secara terus menerus, bisa mengakibatkan obesitas, yakni berat badan yang berlebih dengan kondisi lemak tubuh melampaui batas seharusnya.

Makanan atau minuman yang terlalu banyak mengandung gula, makanan cepat saji, dan beberapa jenis makanan dan minuman lainnya, menjadi sumber utama dari kenaikan berat badan.

Makanan dan Minuman yang Bikin Gemuk

Bobot tubuh yang gemuk akan menghambat aktivitas sehari-hari. Apalagi bagi para Mamak, tak hanya mengganggu aktivitas, tapi juga dianggap kurang menarik oleh sebagian orang. Walaupun ukuran cantik bukan dilihat dari bentuk tubuh ya, Mak!

Agar tetap sehat dan enerjik, Mamak harus bisa mengontrol berat badan. Ini loh makanan dan minuman yang disinyalir membuat gemuk. Cateeet!

  • Daging

Daging menjadi salah satu makanan yang berpotensi membuat badan menjadi gemuk. Daging mengandung protein dan lemak yang tinggi sehingga dapat meningkatkan berat badan.

Selain itu, olahan daging yang sering dikonsumsi seperti nugget, sosis, atau kornet, juga menjadi penyebab tubuh seseorang menjadi gemuk.

Sekira 50% dari olahan daging pada umumnya mengandung karbohidrat, apalagi teknik penyajiannya yang harus digoreng terlebih dahulu, tentu menambah kadar lemak dalam makanan tersebut.

  • Makanan Bersantan

Penggemar nasi padang tentu saja mengetahui jenis makanan apa saja yang mengandung santan. Gulai dan rendang adalah makanan penyumbang kolesterol yang cukup banyak disukai masyarakat Indonesia.

Kandungan santan pada makanan mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi, yakni sekira 40 gram. Makanan bersantan tidak sekejap membuat seseorang menjadi gemuk, namun jika dikonsumsi secara berlebihan, akan meningkatkan lemak dalam darah dan mengundang penyakit berisiko lainnya.

  • Makanan Cepat Saji

Saat Mamak tidak masak di rumah, biasanya membeli makanan cepat saji menjadi salah satu solusi. Burger, pizza, ayam krispi, hingga mi instan, adalah favorit hampir semua orang. Tapi Mak tentu sudah tahu efeknya.

Makanan cepat saji memberi dampak rasa lapar yang lebih cepat. Itulah sebabnya seseorang jarang merasa cukup menikmati satu porsi saja, dan berakhir dengan makan berlebihan.

  • Nasi

Satu sendok nasi putih mengandung 175 kalori dan 40 gram karbohidrat. Apakah nasi termasuk makanan yang bikin gemuk? Bisa ya, bisa tidak. Tergantung aktivitas dan makanan lain yang menjadi pendampingnya (lauk).

Biasanya efek berat badan berlebihan terjadi karena seseorang menambahkan kandungan karbo di piringnya (bersama nasi), kemudian masih ngemil sesudahnya.

  • Susu

Bagi mereka yang ingin menambah berat badan, minum susu adalah salah satu tips yang bisa dilakukan. Selain lemak, susu juga mengandung protein dan karbohidrat, sehingga berperan penting untuk peningkatan berat badan.

Sebaliknya, untuk yang ingin mengurangi bobot subuh, sebaiknya hindari minuman ini.

  • Minuman Bersoda

Sebuah studi telah menemukan bahwa kandungan karbon dioksida dalam minuman bersoda mendorong seseorang untuk lebih banyak makan. Akibatnya, seseorang secara tidak sadar akan makan dengan jumlah yang lebih banyak dari biasanya.

Beberapa ilmuwan juga berpendapat bahwa minuman bersoda mengandung kadar gula yang tinggi dan dapat membuat seseorang merasa kecanduan.

  • Minuman Berenergi

Minuman berenergi pada umumnya mengandung gula dalam jumlah yang tinggi, dengan sedikit nutrisi. Kafein dan gula yang terkandung menyebabkan efek tambahan energi hanya sementara waktu. Meskipun dapat memberikan kalori tambahan, namun minuman berenergi akan menambah nafsu makan yang lebih banyak setelah mengonsumsinya.

  • Coffee Latte

Berbeda dengan kopi hitam yang rendah lemak, coffee latte memiliki kandungan susu dengan jumlah kalori empat kali lebih banyak. Menurut penelitian dari tim Register Of Exercise Professionals, jika rutin mengonsumsi coffee latte setiap hari, akan menambah berat badan hingga 5 kilogram dalam setahun.

Pola Makan Yang Bikin Gemuk!

Selain makanan dan minuman, bertambahnya berat badan seseorang juga dipengaruhi oleh pola makan dan gaya hidup yang dilakukan. Akibat banyak kesibukan dan hal-hal penting yang dilakukan, terkadang Mamak lupa mengatur pola makan dengan baik.

Berikut contoh pola makan yang bikin gemuk. Mamak harus segera mengakhiri kebiasaan ini untuk mendapatkan tubuh yang ideal!

Makanan Yang Bikin Gemuk

Photo by Brooke Lark on Unsplash

  • Tidak Sarapan atau Menu Sarapan yang Salah

Karena terlalu terburu-buru, beberapa orang memilih untuk tidak sarapan sebelum berangkat kerja. Akibatnya, jatah makan siang akan lebih banyak karena perut merasakan lapar yang cukup lama.

Menu sarapan juga menjadi pertimbangan. Buah pisang, sereal, atau sekadar minum susu dan makan roti, bisa menjadi pilihan.

  • Jarang Makan, Sekali Makan dengan Jumlah yang Banyak

Seseorang yang memilih untuk tidak sarapan, biasanya akan makan siang dengan jumlah yang banyak. Hal tersebut bisa saja terulang pada jadwal makan selanjutnya.

Meskipun jarang makan besar, beberapa orang kadang tidak menyadari jumlah makanan yang sebenarnya dikonsumsi. Ada baiknya menjaga jadwal makan dengan baik, sehingga jumlah makanan yang dikonsumsi tidak berlebihan.

  • Makan Larut Malam

Saat begadang, umumnya kita mengalami lapar di tengah malam. Nasi dan mi instan akan menjadi pilihan untuk mengganjal perut.

Tanpa Mamak sadari, mengonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat di atas pukul 10 malam justru akan menambah berat badan.

  • Minum Minuman Manis

Kebiasaan minum kopi atau teh dengan tambahan gula juga menjadi faktor bertambahnya berat badan seseorang.

Jika kopi atau teh saja—yang sebenarnya bermanfaat—bisa menjadi salah satu penyebab bertambahnya berat badan, apalagi minuman lain semisal sirup dan atau minuman kemasan.

  • Tidur Setelah Makan

Kebiasaan buruk ini harus segera Mamak hilangkan. Sebab tidur setelah makan akan membuat kalori dalam tubuh menumpuk.

Dilansir dari Livestrong.com, setiap orang rata-rata membutuhkan 1600-3000 kalori per hari untuk mempertahankan berat badan. Makanan apa pun yang dikonsumsi setelah bangun tidur akan menambah kalori di atas rata-rata harian.

Salah satu faktor utama yang membuat tubuh seseorang gemuk, kurangnya olahraga dan kebiasaan ngemil yang sangat sulit untuk dihilangkan. Camilan yang sering dikonsumsi berpotensi membuat bertambahnya berat badan.

Nih, Daftar Camilan yang Bikin Gemuk!

Makanan Yang Bikin Gemuk

Photo by Jonas Jacobsson on Unsplash

  • Roti Pakai Mentega/Margarin

Roti mengandung karbohidrat, sodium, dan gula, yang dapat membuat seseorang menjadi gemuk. Sedangkan mentega dan margarin mengandung lemak, sehingga keduanya merupakan perpaduan yang pas untuk menambah berat badan.

  • Cokelat

Satu batang cokelat mengandung 580 kalori, apabila dalam sehari mengonsumsi satu batang cokelat, maka Mamak akan mengalami penambahan berat badan setiap harinya sekira setengah kilogram atau lebih.

Sebagai alternatif, Mak bisa ngemil cokelat compound yang biasanya rendah gula.

  • Es Krim

Meski es krim adalah jajanan favorit anak-anak, tak sedikit Mamak yang juga suka menikmati makanan dingin dan creamy ini.

Karena terbuat dari susu dan gula, sering mengonsumsi es krim jelas menambah berat badan secara drastis. Jadi kurangi makan es krim ya, Mak!

  • Gorengan

Hampir setiap orang menyukai camilan satu ini. Murah dan mudah ditemui, membuat gorengan menjadi menu andalan untuk mengisi waktu luang, baik sendiri, apalagi beramai-ramai.

Nikmat tapi tidak sehat! Kurangi makan gorengan ya Mak, sebab kandungan tepung dan minyaknya dijamin meningkatkan berat badan Mamak!

  • Makanan Ringan (Snack)

Snack menjadi incaran sebagian orang ketika berbelanja ke mini market atau toko terdekat. Jajanan ini biasanya memiliki rasa yang asin dan gurih sehingga membuat seseorang akan ketagihan mengonsumsinya. Tapi tak perlu khawatir, meskipun snack ini termasuk makanan yang bikin gemuk, Mamak bisa mencari snack yang sehat, mengenyangkan dan tidak membuat badan gemuk.

 

Diolah dari berbagai sumber.

Feared image : Photo by Clem Onojeghuo on Unsplash

Leave a Comment