Memperbaiki Gigi Rusak dengan Cara Sederhana

| |

Siapa yang belum pernah sakit gigi? Mungkin yang bisa ngacung cuma yang belum punya gigi ya, Mak! Jadi sebelum sakit gigi lagi, kita bahas cara memperbaiki gigi rusak yuk!

Sebab gigi yang rusak berpotensi menyebabkan banyak masalah tak hanya di mulut. Dari perubahan suasana hati sampai menurunnya produktivitas. Tidak ada yang berani menyepelekan rasa sakit gigi, karena semua orang tahu betapa tak nyaman ketika gigi mulai bermasalah.

Maka dari itu, perlu Mamak ketahui bahwa kunci memperbaiki gigi rusak ada dua; jaga kebersihan gigi dan ubah pola makan. Yuk simak detailnya!

Cara Memperbaiki Gigi Rusak

 

memperbaiki gigi rusak dengan cara sederhana

1. Ubah Pola Makan

Menurut penelitian, pola makan yang sehat mampu meningkatkan kesehatan seseorang, apa pun tujuan awal yang ingin didapatkan. Entah dalam rangka diet, mengobati penyakit tertentu, termasuk memperbaiki gigi rusak.

Khusus masalah gigi, lakukan dua hal ini untuk menghentikan kerusakan gigi yang selama ini terjadi di mulut kita:

  • Perbanyak kalsium. Konsumsi produk susu (yogurt, keju, dll) setiap hari untuk mendapatkan lebih banyak kalsium yang bermanfaat bagi tulang dan gigi.
  • Banyak minum, tanpa pemanis. Hindari minuman bersoda dan minuman manis lainnya, termasuk jus. Sebab jus biasanya dibuat dari sedikit buah dan gula yang banyak. Mamak bisa meninggalkan gula secara bertahap dengan lebih banyak minum air putih, dan berlatih menikmati teh/kopi dengan sedikit gula. Lalu dilanjutkan tanpa gula sama sekali.

2. Mengunyah Permen Karet

Tak hanya anak-anak, orang dewasa pun menyukai permen. Jika Mamak termasuk di antaranya, ganti permen Mamak dengan permen karet bebas gula. Permen ini biasanya mengandung xylitol, pemanis alami yang tidak menyebabkan pertumbuhan bakteri.

Mengunyah permen karet juga membuat mulut memproduksi banyak air liur, yang itu bermanfaat untuk membersihkan sisa makanan secara alami. Para perokok butuh permen karet bebas gula untuk membersihkan plak gigi.

Namun demikian, penelitian terbaru menyebutkan bahwa xylitol dan sorbitol pada permen karet bebas gula juga mengandung asam, yang dapat mengikis enamel gigi. Jadi, mengunyah permen karet sebaiknya dilakukan sebagai alternatif pengganti permen biasa. Bukan rutinitas untuk memperbaiki gigi yang rusak.

3. Pilih Sikat Gigi yang Tepat

Ini bukan perkara merek loh, Mak! Sikat gigi yang tepat mampu membantu memperbaiki gigi yang telanjur rusak. Ini syaratnya:

  • Ukurannya kecil sampai sedang, sehingga mampu menjangkau ke gigi terjauh.
  • Tidak menggunakan tutup. Helm sikat justru menampung bakteri dan mikroorganisme lain hingga berkembang biak di sikat gigi. Lebih baik bilas sikat gigi setelah digunakan, biarkan terbuka hingga kering di tempat yang jauh dari kloset.
  • Ganti sikat gigi jika bulunya tak lagi mampu membersihkan dengan baik. Biasanya usia sikat gigi dengan kinerja baik adalah tiga bulan sejak pertama digunakan.

4. Beri Vitamin Gigi

Bukan multivitamin atau suplemen makanan berupa tablet/pil, Mak. Melainkan mengganti makanan yang kita konsumsi menjadi yang lebih bergizi.

  • Mengonsumsi makanan kaya serat agar produksi liur lebih banyak. Yang terbaik adalah apel, pisang, dan kacang polong.
  • Makan gandum utuh, karena biji-bijian mengandung magnesium, mineral yang membantu penyerapan kalsium dan memperkuat gigi.
  • Makan seafood untuk mendapatkan lebih banyak vitamin D, nutrisi yang bermanfaat untuk pembentukan tulang.

5. Rutin ke Dokter Gigi

Kedengarannya menakutkan, tapi jika sudah terbiasa, Mamak mungkin menyukainya. Jadwalkan untuk memeriksa kesehatan gigi Mamak dan keluarga setidaknya enam bulan atau minimal setahun sekali.

Cara Tepat Membersihkan Gigi

cara memperbaiki gigi rusak

Hampir 42% orang dewasa hanya mengandalkan sikat gigi untuk merawat gigi mereka. Padahal untuk menjaga kesehatan gigi, atau mengurangi kerusakan gigi agar tak terus berlanjut, Mamak perlu memperhatikan cara tepat membersihkan gigi, berikut ini.

  1. Sikatlah gigi selama dua menit, sedikitnya dua kali dalam sehari.
  2. Gunakan benang gigi untuk mengeluarkan sisa makanan dari bawah gusi.
  3. Gunakan obat kumur antibakteri di akhir proses pembersihan rutin gigi. Jangan dibilas dengan air lagi, agar efeknya bertahan lama.
  4. Selain obat kumur, Mamak bisa menggunakan minyak kelapa untuk mengeluarkan bakteri dari mulut. Setelah poin satu dan dua, berkumurlah dengan satu sendok makan minyak kelapa. Tahan hingga air liur dan minyak berwarna putih susu, jangan ditelan. Langkah ini efektif untuk mencegah gigi berlubang.

Memperbaiki gigi rusak bukan berarti mengembalikan keadaan seperti semula. Melainkan menjaga agar kerusakan tidak terus berlanjut, sehingga gigi dapat berfungsi dengan baik, alih-alih jadi biang masalah. Sederhana kan, Mak!

Previous

16 Penyebab Rambut Rontok Berlebihan

Cara Tepat Menghadapi Anak Tantrum

Next

Leave a Comment