16 Penyebab Rambut Rontok Berlebihan

| |

Rambut rontok bagi sebagian orang mungkin biasa. Tapi jika berlebihan, tentu akan jadi masalah bagi siapa pun. Sebelum mencari solusi, ada baiknya ketahui dulu apa saja penyebab rambut rontok berlebihan.

Selain memengaruhi penampilan, rambut rontok juga dapat mengindikasikan kondisi kesehatan tubuh yang kurang baik. Berikut Mak, enam belas penyebab rambut rontok berlebihan yang perlu Mamak ketahui.

penyebab rambut rontok

1. Tekanan fisik.

Rambut memiliki siklus hidup terprogram: fase tumbuh, fase istirahat dan fase gugur. Menurut Marc Glashofer, seorang ahli kulit di New York, “Bila kamu mengalami peristiwa traumatik, hal itu bisa mengejutkan siklus rambut yang membuat fase gugur menjadi fase kerontokan.”

Peristiwa traumatik yang dimaksud Glashofer adalah kecelakaan, penyakit fisik yang parah, ataupun sekadar flu.

2. Terlalu banyak vitamin A.

Selain sangat baik untuk kesehatan mata, vitamin A juga dipercaya berperan penting untuk kesehatan dan kesuburan rambut. Tapi terlalu banyak mengonsumsi suplemen atau obat yang mengandung vitamin A justru dapat menyebabkan kerontokan rambut.

3. Kurang protein.

Menurut American Academy of Dermatology, jika tubuh kekurangan protein, maka ia akan mengimbangi kebutuhannya dengan menahan pertumbuhan rambut. Mirip dengan pohon yang menggugurkan daun-daunnya untuk mengurangi konsumsi zat hara dan penguapan.

4. Faktor keturunan.

penyebab rambut rontok berlebihan

Biasanya kerontokan rambut karena faktor keturunan lebih nampak pada pria. Mamak tentu sering melihat laki-laki yang “dahinya bertambah lebar” seiring bertambahnya usia. Bisa jadi rambut rontok berlebihan pria terjadi karena faktor ini.

5. Stres.

Stres dapat memengaruhi hormon, termasuk stres saat sedang hamil. Pada beberapa kasus, jumlah kerontokan justru meningkat setelah seseorang melahirkan. Maka, yang jadi masalah bukan pada hamil atau menyusui, melainkan stresnya.

6. Anemia.

Selain rambut rontok, gejala anemia lainnya adalah kelelahan, sakit kepala, pusing, kulit pucat, serta tangan dan kaki dingin.

7. Hipotiroidisme.

Hipotiroidisme adalah istilah medis untuk kelenjar tiroid yang kurang aktif. Kelenjar kecil yang terletak di leher ini menghasilkan hormon yang sangat penting untuk metabolisme serta pertumbuhan dan perkembangan. Bila hormon yang dihasilkannya tidak mencukupi, maka dapat menyebabkan rambut rontok.

Baca juga:

Cara Menghilangkan Kutu Rambut

Cara Menebalkan Rambut

Cara Potong Rambut Sendiri

8. Kurang vitamin B.

Sama dengan vitamin C, vitamin B juga larut dalam air sehingga tidak disimpan oleh tubuh. Oleh sebab itu kedua vitamin ini harus dikonsumsi secara rutin.

Kekurangan vitamin B (B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, hingga B12) dapat mengakibatkan berbagai keluhan layaknya seseorang yang kekurangan gizi, termasuk menjadi penyebab rambut rontok berlebihan.

9. Autoimun.

Sistem kekebalan yang terlalu aktif dapat membuat tubuh kebingungan, hingga menganggap rambut adalah benda asing yang harus dilawan.

10. Kehilangan berat badan yang drastis.

Penurunan berat badan mendadak adalah bentuk trauma fisik yang bisa berakibat pada penipisan rambut. Baik diet yang dilakukan benar ataupun tidak. Berkurangnya ketebalan rambut seiring dengan penurunan berat badan yang nyata juga bisa menjadi tanda kelainan makan seperti anoreksia atau bulimia.

11. Kemoterapi.

16 penyebab rambut rontok berlebihan

Bukan gejala kanker adalah rambut rontok, tapi kemoterapi untuk mematikan sel kanker menyebabkan sel tubuh lainnya ikut mati, sehingga rambut di seluruh tubuh (termasuk rambut di permukaan kulit, ketiak, dll) menjadi rontok.

12. Sindrom ovarium polikistik.

PCOS (Polycystic Ovary Syndrome) adalah ketidakseimbangan hormon seksual pada pria maupun wanita.

13. Obat-obatan.

Beberapa obat seperti ibuprofen, pengencer darah, antidepresan, dll, ditengarai dapat menyebabkan kerontokan rambut.

14. Salah perawatan.

Bahan kimia dan gaya rambut yang ekstrem tidak hanya dapat menyebabkan kerontokan. Keduanya bahkan bisa memengaruhi akar rambut, hingga rambut Mamak tak mampu tumbuh kembali.

15. Penuaan.

Yang namanya bertambah usia, tentu kemampuan tubuh secara keseluruhan pun berkurang. Termasuk regenerasi rambut yang tidak sama dengan saat muda. Ini tentu pengecualian penyebab rambut rontok berlebihan pada remaja.

16. Anabolik steroid.

Hal ini sering dialami orang-orang yang membentuk massa otot, masalahnya sama dengan Sindrom Ovarium Polikistik, yakni ketidakseimbangan hormon yang mengakibatkan kerontokan rambut.

Dengan memahami penyebab rambut rontok berlebihan, diharapkan Mamak tak keliru dalam mencari solusinya. Bagaimana menyelesaikan masalah kalau tidak tahu penyebabnya, ya kan, Mak!

Previous

Mendidik Anak di Era Digital

Memperbaiki Gigi Rusak dengan Cara Sederhana

Next

Leave a Comment